Sistem Hidrolik

Pengertian

Sistem hidrolik adalah suatu bentuk perubahan atau pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida atau cairan untuk memperoleh daya yang lebih besar dari daya awal yang dikeluarkan.

Dimana fluida atau cairan penghantar ini akan dinaikan tekanannya oleh pompa pembangkit tekanan, yang kemudian akan diteruskan ke silinder objek kerja melalui pipa-pipa saluran dan katup-katup.

Gerakan translasi dari batang piston silinder kerja yang diakibatkan oleh tekanan fluida pada ruang silinder itu dimanfaatkan untuk pergerakan maju dan mundur.

Dasar- dasar Sistem Hidrolik

Hukum Pascal

Prinsip dasar dari sistem hidrolik berasal dari hukum pascal, dimana tekanan dalam fluida statis harus mempunyai sifat-sifat berikut:
– Tekanan bekerja tegak lurus pada permukaan bidang.
– Tekanan disetiap titik sama untuk semua arah.
– Tekanan yang diberikan kesebagian fluida dalam tempat tertutup, merambat secara seragam ke bagian lain fluida.

Komponen beserta fungsinya

Sistem hidrolik ini didukung oleh 3 unit komponen utama, yaitu:

Unit Tenaga, berfungsi sebagai sumber tenaga dengan liquid atau minyak hidrolik. Pada sistem ini unit tenaga terdiri atas:

  • Penggerak awal yang berupa motor listrik
  • Pompa hidrolik, putaran dari poros penggerak mula memutar pompa hidrolik sehingga pompa hidrolik bekerja
  • Tangki hidrolik, berfungsi sebagai wadah atau penampang cairan hidrolik
  • Kelengkapan (accessories), seperti : pressure gauge, gelas penduga, relief valve

Unit Penggerak (Actuator), berfungsi untuk mengubah tenaga fluida menjadi tenaga mekanik.

Hidrolik actuator dapat dibedakan menjadi  dua macam yakni:

  • Penggerak lurus (linier actuator) : silinder hidrolik
  • Penggerak putar : motor hidrolik, rotary actuator

Unit Pengatur, berfungsi sebagai pengatur gerak sistem hidrolik.

Unit ini biasanya diwujudkan dalam bentuk katup atau valve.

baca juga: keuntungan dan kerugian sistem hidrolik