Hydraulic Valve (Katup Hidrolik)

Macam macam katup hidrolik (hydraulic valve)

Katup Pengarah (Directional Control Valve = DCV)
Katup (Valve) adalah suatu alat yang menerima perintah dari luar untuk melepas, menghentikan atau mengarahkan cairan (fluida) yang melewati katup (valve)tersebut.
Contoh jenis katup pengarah :
– Katup 4/3 Penggerak lever
– Katup pengarah dengan piring putar
– Katup dengan pegas bias.

Macam-macam Katup Pengarah Khusus
– Check Valve
Adalah katup satu arah, yang berfungsi sebagai pengarah aliran dan juga sebagai pengontrol tekanan (pressure control)
– Pilot Operated Check Valve
Katup ini dirancang untuk aliran cairan hidrolik yang bisa mengalir bebas pada satu arah dan menutup pada arah lawannya, kecuali ada tekanan cairan yang dapat membukanya.
– Katup Pengatur Tekanan
Tekanan cairan hidrolik diatur untuk berbagai tujuan misalnya untuk membatasi tekanan operasional pada sistem hidrolik, untuk mengatur tekanan supaya penggerak hidrolik dapat bekerja secara berurutan, untuk mengurangi tekanan yang mengalir dalam saluran tertentu menjadi kecil.

Macam-macam Katup pengatur tekanan adalah:
– Relief Valve
Digunakan untuk mengatur tekanan yang bekerja pada sistem selain itu juga mencegah terjadinya beban berlebih atau tekanan yang melebihi dari kemampuan rangkaian hidrolik.
– Sequence Valve
Berfungsi untuk mengatur tekanan untuk mengurutkan pekerjaan yaitu menggerakkan silinder hidrolik yang satu kemudian baru yang lainnya.
– Pressure reducing valve
Berfungsi untuk menurunkan tekanan cairan (fluida) yang mengalir pada saluran kerja karena penggerak yang akan menerimanya didesain dengan tekanan yang lebih rendah.

Flow Control Valve
katup ini digunakan untuk mengatur volume aliran yang berarti mengatur kecepatan gerak actuator(piston).
Fungsi katup ini adalah sebagai berikut:
– Untuk membatasi kecepatan maksimum gerakan piston atau motor hidrolik
– Untuk membatasi daya yang bekerja pada sistem
– Untuk menyeimbangkan aliran yang mengalir pada cabang-cabang rangkaian.
Macam-macam dari Flow Control Valve :
 Fixed flow control yaitu: apabila pengaturan aliran tidak dapat berubah-ubah yaitu melalui fixed orifice.
– Variable flow control yaitu apabila pengaturan aliran dapat berubah-ubah sesuai dengan keperluan.
– Flow control yang dilengkapi dengan check valve.
– Flow control yang dilengkapi dengan relief valve yang berguna untuk menyeimbangkan tekanan.

baca juga: hydraulic seal